Pilih Jurusan IPA Atau IPS ?

SekolahNews – Masih percaya kalau anak yang ambil jurusan IPA lebih pintar ketimbang anak di jurusan IPS ? Itu cuma mitos belaka. Gara-gara mitos ini akan muncul rasa tak percaya diri bagi kebanyakan mereka yang memilih jurusan IPS.

IPA dan IPS merupakan dua jurusan yang berbeda di tingkat SMA.

Jurusan IPA disini adalah jurusan yang mempelajari atau mengungkap mengenai gejala-gejala alam dengan menerapkan langkah-langkah ilmiah agar siswa paham dan menguasai konsep alam. Ruang lingkup IPA yaitu makhluk hidup, energi dan perubahannya, bumi dan alam semesta serta proses materi dan sifatnya.

Mata pelajaran yang bakal dipelajari jika mengambil jurusan IPA: Biologi, Kimia, Matematika, Fisika. Dan jika di bangku kuliah akan lebih menjurus atau lebih spesifik lagi ilmu yang bakal kalian pelajari. Misalnya jika kalian mengambil jurusan Biologi di bangku kuliah, bakal mempelajari Botani, ilmu yang khusus membahas tentang tumbuhan, Fisiologi, khusus tentang organ bagian dalam pada makhluk hidup, dll.

IPS merupakan suatu ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan mempelajari manusia sebagai anggota masyarakat, dan mempelajari tentang arkeologi, geografi, sejarah, akuntansi, ekonomi, dll. Profesi yang bakal kalian tuju nanti jika selesai kuliah, bisa menjadi akuntan, bekerja di perbankan, ahli sejarah, arkeolog, dll.

Berikut ada beberapa tips buat kamu yang masih bingung untuk menentukan jurusan mana yang ingin kamu pilih, IPA atau IPS.

1. Kenali diri kamu sendiri.
Kamu harus mengerti dulu bagaimana karakter diri kamu sendiri sebelum memilih jurusan IPA atau IPS. Kamu akan menjalani masa pendidikan di SMA selama tiga tahun, jangan sampai kamu akan jenuh untuk berada di jurusan kamu karena merasa mengambil jurusan yang salah.

Kalau kamu lebih suka dengan hal yang berbau perhitungan, rumus atau tentang alam, maka kamu cocok untuk mengambil jurusan IPA. Tapi buat kamu yang memiliki kemampuan mengingat yang kuat, memliki rasa sosial yang tinggi, mudah bergaul dengan orang lain, dan memiliki percaya diri yang oke, maka jurusan IPS cocok buat kamu.Pahami bakat dan minat kamu.
Bakat adalah sesuatu yang telah menjadi keahlian kita dan pastinya yang  menonjol dalam diri kita dan minat merupakan sesuatu yang sangat kamu sukai dan kamu tidak pernah merasakan bosan untuk melakukannya. Bahkan, kamu akan merasakan jika waktu berputar terlalu cepat ketika kamu melakukan minat kamu itu.

Jadi, jika kamu memiliki minat di bidang ilmu eksak dan berbakat dalam menggunakan rumus perhitungan, maka kamu bakalan cocok di jurusan IPA. Namun jika bakat kamu di bidang Ekonomi dan kamu suka banget dengan politik,  dan pastinya kamu juga jago dalam debat, maka jurusan IPS cocok banget buat kamu.

2. Buat rencana setelah lulus SMA dan pekerjaan/karir masa depan kamu.
Sebagian besar siwa SMA, pasti akan melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi. Jika kamu ingin menjadi seorang insinyur pertanian, pastinya kamu akan memilih jurusan pertanian di bangku kuliah, dan itu harus kamu persiapkan sejak awal ketika di bangku SMA. Atau kamu ingin menjadi seorang akuntan yang hebat, maka kamu akan memilih jurusan Akutansi di bangku kuliah, pastinya kamu perlu pengetahuan tentang ilmu akutansi.

Gimana kalau jurusan IPA tapi kuliah di jurusan IPS ? itu sih nggak masalah selama kamu sudah memikirkannya dengan matang sebelumnya. Trus, kenapa pilih jurusan IPA kalau kuliahnya ambil jurusan anak IPS? Ada beberapa alasan seperti ikutan teman, disuruh orang tua, mitos IPA lebih bergengsi, mau belajar logika dari jurusan IPA, dan lain-lain.

Intinya, jangan sampai kamu menjadi salah satu korban salah jurusan ketika kamu duduk di bangku kuliah dan merasakan penyesalan yang berkepanjangan.

3. Jangan memilih jurusan karena teman.
Teman adalah seseorang yang dekat dengan kita dan memiliki ikatan persahabatan dengan kita. Ada beberapa  siswa yang memilih jurusan hanya karena ikut-ikutan karena teman. Alasan mereka karena persahabatan dan bisa terus bersama, Padahal setiap siswa memiliki bakat dan minat yang berbeda dalam mengikuti mata pelajaran. Nah jangan sampai kamu menjadi korban ikut-ikutan teman.

4. Diskusi Dengan Orang Tua.
Sebelum memilih jurusan, ada baiknya jika kita mendiskusikan terlebih dahulu kepada orang tua. Mintalah pendapat dari orang tua untuk memilih jurasan mana yang baik untuk kita di masa depan, guna menunjang karir dimasa yang akan datang.

5. Jangan Dengarkan Isu Jurusan.
Salah satu penyebab siswa memilih sebuah jursan adalah karena isu yang santer tersebar. Ini juga mempengaruhi psikologi siswa dalam memilih jurusannya. Seperti ada mitos yang mempengaruhi para siswa bahwa ada jenjang dan perbedaan antara jurusan IPA dan IPS, padahal itu hanya isu belaka.

Semoga tulisan ini bisa membantu kamu dalam mengambil keputusan pilih IPA atau IPS.

Leave a Reply

Your email address will not be published.